arti kode huruf pada obat

1 1

Kenali Arti Simbol pada Kemasan Obat – Ketika kita sedang sakit, pastikan kita akan membawanya kedokter dan memeriksa apa penyakitnya. Kemudian dokter akan memberikan obat untuk kita minum. Namun apa kamu pernah berpikir, simbol yang ada pada kemasan obat berfungsi untuk apa? Berikut adalah ulasannya

1. Simbol pohon

Obat yang memiliki simbol berwarna hijau dengan gambar pohon itu tergolong pada obat yang berbahan dasar herbal atau tanaman tradisional yang biasa disebut dengan jamu. Bahkan, biasanya di bawah simbol tersebut sudah tertuliskan kata ‘jamu’. Sampai saat ini, jamu masih dianggap sebagai obat yang ampuh menyembuhkan berbagai penyakit, lho! Contohnya Tolak Angin, langganan masyarakat Indonesia untuk melawan masuk angin ini tergolong dalam jamu.

2. Simbol tiga bintang

Obat dengan simbol tiga bintang berwarna hijau ini disebut dengan Obat Herbal Terstandar atau OHT. Namun, OHT berbeda dengan jamu. Perbedaannya terdapat pada proses pengolahannya. Obat dengan bahan dasar alami ini diolah dengan teknologi tinggi dan higienis yang sudah diuji toksisitas dan kronisnya. Sebelum diproduksi, OHT sudah melalui penelitian pre-klinik untuk mengetahui standar kesehatannya. Contoh obat yang tergolong OHT adalah Kiranti yang biasanya dikonsumsi wanita ketika mengalami nyeri haid atau Diapet yang biasa dikonsumsi untuk menyembuhkan diare.

3. Serpihan salju berwarna hijau

Nah, simbol yang mirip seperti serpihan salju berwarna hijau ini disebut dengan fitofarmaka. Mirip dengan OHT, fitofarmaka juga berbahan dasar alami yang diolah dengan teknologi tinggi. Namun, fitofarmaka ini sudah disetarakan dengan obat-obatan modern. Proses pengolahannya lebih sulit dibandingkan OHT.

Baca Juga  :10 Tanaman yang Berpotensi Dijadikan Obat Herbal Diabetes

Fitofarmaka diolah dengan proses yang terstandar dengan bukti ilmiah yang telah di uji klinik pada manusia dengan kriteria ilmiah, protokol uji yang telah disetujui, pelaksanaan yang kompeten dengan prinsip etika, dan tempat pelaksanaan proses pengolahan fitofarmaka telah memenuhi syarat. Contoh obat yang tergolong fitofarmaka seperti STIMUNO, obat yang berfungsi untuk memperbaiki sistem imun yang sangat mudah diperoleh dari apotek itu tergolong fitofarmaka.

4. Simbol hijau dengan lingkaran hitam

Nah, obat dengan simbol hijau dengan lingkaran hitam ini tentunya sudah biasa kamu jumpai setiap harinya. Obat ini tergolong obat-obatan yang beredar bebas. Artinya, obat ini dapat kamu jual atau beli tanpa batasan. Namun, kamu tak perlu khawatir, karena biasanya dalam kemasan obat ini sudah terdapat petunjuk penggunaan dan penyimpanan. Contoh obat ini adalah paracetamol seperti Panadol, Paramex, dan sebagainya.

5. Simbol biru dengan lingkaran hitam

Obat dengan simbol biru yang dilingkari warna hitam ini adalah obat bebas terbatas. Untuk membelinya kamu tak memerlukan resep dokter. Namun, obat ini juga tergolong obat keras karena kandungannya. Untuk menggunakannya kamu perlu berhati-hati dan memperhatikan petunjuk penggunaan pada kemasannya.
Contoh obat bebas terbatas ini adalah obat-obatan untuk influenza. Biasanya, obat influenza dapat menyebabkan kantuk, maka dari itu kamu harus berhati-hati dalam mengonsumsinya terutama bagi kamu yang sedang sibuk dengan aktivitasmu.